Gunung Merapi
Beberapa sukarelawan mengawasi perubahan kegiatan gunung Merapi di Babadan 2, Paten, Dukun, Magelang, Jawa tengah, Kamis (7/1/2021). (ANTARA FOTO/ANIS EFIZUDIN)

Gunung Merapi 14 Kali Mengeluarkan Awan Panas Luruhan

Diposting pada

Yogyakarta, detikmetro.com — Gunung Merapi yang ada tepian Wilayah Spesial Yogyakarta dan Jawa tengah keluarkan 14 kali awan panas luruhan pada Rabu (30/6) pagi sampai malam.

Belasan awan panas luruhan terlihat lewat laporan penilaian Balai Penyidikan dan Peningkatan Tehnologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta.

Berdasar laporan kegiatan Gunung Merapi masa penilaian jam 00.00-06.00 WIB, terjadi 2x awan panas luruhan dalam jarak luncur paling jauh 1.000 mtr. ke tenggara. Amplitudo optimal 58 mm dan durasi waktu optimal 97 detik.

Sementara pada masa penilaian jam 06.00-12.00 WIB, terjadi 1x awan panas pada jam 10.32 WIB. Jarak luncur terlihat 1.200 ke barat daya dengan amplitudo 38 mm dan durasi waktu 108 detik.

Seterusnya, pada masa penilaian jam 12.00-18.00 WIB, terjadi 9 kali awan panas luruhan dalam jarak luncur paling jauh 1.300 mtr. ke barat daya. Amplitudo optimal 60 mm dan durasi waktu optimal 128 detik.

Luruhan ke tenggara atau hilir Sungai Gendol memimpin pada masa ini. Terjadi sekitar 8 kali dalam jarak optimal 1.000 mtr..

Merapi kembali keluarkan awan panas luruhan pada jam 18.43 dan 19.50 WIB. Ke-2 nya ke arah tenggara dalam jarak luncur paling jauh 1.500 mtr.. Terdaftar di seismogram Amplitudo optimal 50 mm dan durasi waktu optimal 144 detik.

Jarak luncur awan panas yang terjadi ini hari masih juga dalam jarak prediksi kekuatan bahaya erupsi Gunung Merapi yang diputuskan BPPTKG, yaitu, 3 km dari pucuk untuk Sungai Woro dan 5 km dari pucuk untuk Sungai Gendol, Kuning, Bawa, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Erupsi eksplosif masih mempunyai potensi terjadi dengan teror bahaya berbentuk lemparan material dalam radius 3 km dari pucuk Gunung Merapi.

Berdasar keadaan ini, BPPTKG masih menjaga status Waspada (tingkat III) yang diputuskan semenjak 5 November 2020.

BBPTKG menghimbau warga supaya masih tetap siaga, tidak cemas, dan selalu ikuti info dari sumber yang dipercaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *